Bali Nine Manuver Agar Lolos Eksekusi Mati, Kejagung: Tidak Ada Penundaan

Bali Nine Manuver Agar Lolos Eksekusi Mati, Kejagung: Tidak Ada Penundaan

369
0
Ilustrasi. Net

191031_balinine

Jakarta – Duo gembong narkoba Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, melakukan manuver dengan menggugat Presiden Jokowi ke PTUN untuk menghindari timah panas. Namun Kejaksaan Agung (Kejagung) tak ambil pusing dan terus mempersiapkan eksekusi mati tahap berikutnya.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

“Kan begini, proses hukum terhadap kasus ini kan sudah selesai. Kemudian hak hukum yang diberikan kepada mereka termasuk grasi juga sudah diputuskan. Jadi apa yang ditunggu?” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2015).

‎Tony menegaskan bahwa saat ini kejaksaan telah memasuki tahap persiapan dalam melaksanakan eksekusi mati. Pihak kejaksaan pun menegaskan tidak ada penundaan pelaksanaan eksekusi tersebut.

“Kita sudah masuk pada tahap eksekusi dan ini harus dilaksanakan. Tidak ada penundaan karena persiapan eksekusi tahap kedua tetap kita laksanakan sampai saat ini,” ucapnya.

#Rekomendasi :   Berita Hari Ini : Presiden Jokowi Sambangi Korban Kabut Asap Riau Melalui Jalur Darat !

Kedua WN Australia itu sampai saat ini masih berada di LP Kerobokan Bali. Mereka nantinya akan dipindah menuju ke Nusakambangan untuk diisolasi.

“Saat ini sedang persiapan. Yang dari Kerobokan ya, yang setelah itu dari Madiun, selanjutnya yang lebih dekat dari Nusakambangan. Yogyakarta dan sekitarnya itu terakhir,” ucap Tony.

Meski begitu, Tony masih menutup rapat kapan pelaksanaan eksekusi mati tahap kedua tersebut. Nanti Jaksa Agung HM Prasetyo sendiri yang akan mengumumkan secara resmi.

“Setelah semua terkumpul di Nusakambangan baru ditentukan hari H-nya. Nanti kita tunggu waktunya yang tepat kita eksekusi nanti jaksa agung akan mengumumkan secara resmi tanggal dan hari pelaksanaannya,” ucap Tony. detiknews

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.