Diadukan Telah Menipu, Anggota DPR RI Ditangkap Polisi

Diadukan Telah Menipu, Anggota DPR RI Ditangkap Polisi

163
0
Diadukan Telah Menipu, Anggota DPR RI Ditangkap Polisi
Diadukan Telah Menipu, Anggota DPR RI Ditangkap Polisi

Berita Riau,  JAKARTA – Karena diadukan telah menipu investasi minyak sawit fiktif senilai Rp96 miliar, seorang anggota Komisi IX Indra P Simatupang harus menghuni sel tahanan Polda Metro Jaya. Pasalnya, polisi menahannya dengan alasan khawatir melarikan diri.

Penahanan Indra tidak serta merta karena sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka “Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan gelar perkara dipimpin oleh Kasubdit Jatanras, maka sejak tadi malam yang bersangkutan dilakukan penahanan di tingkat penyidikan,” ucap Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Budi Towoliu Jumat (28/10/2016).

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Polisi menjerat Indra dengan pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penipuan dan atau turut serta dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. “Ancamannya empat tahun penjara, pertanyaannya mengapa dilakukan penahanan karena ini pasal pengecualian, dikhawatirkan yang bersangkutan melarikan diri,” ucap dia.

#Rekomendasi :   Babin Banjar xii sosialisasi ke Masyarakat.

Selain Indra, polisi juga menetapkan ayahnya Ir Muwardy Simatupang dan stafnya Suyoko sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Namun keduanya belum ditahan polisi. “Kami masih pendalaman, nanti pada saatnya akan dilakukan penahanan juga,” sambung Budi.

Sebelumnya Indra dilaporkan oleh dua orang pengusaha ke Polda Metro Jaya pada Februari 2016 lalu. Indra dilaporkan atas dugaan penipuan investasi minyak sawit fiktif. Korban kerja sama dengan Indra sejak 2013 atau sebelum Indra menjadi anggota DPR. Pada awalnya, keuntungan 10 persen yang dijanjikan Indra dalam bisnis itu berjalan lancar, namun kemudian pada April 2015 terjadi kemacetan.

Kedua korban tidak lagi menerima keuntungan dari tersangka setelah setahun Indra menjadi anggota DPR. Belakangan, dikatahui bahwa perjanjian tersangka dengan PTPN dalam jual-beli minyak sawit ternyata fiktif. Korban sendiri diberi check kosong.

.
Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.