Waduh… Sudah Tua Jadi Pemungut Pungli, Ya Kena Tangkaplah…

Waduh… Sudah Tua Jadi Pemungut Pungli, Ya Kena Tangkaplah…

137
0
Waduh... Sudah Tua Jadi Pemungut Pungli, Ya Kena Tangkaplah...
Waduh... Sudah Tua Jadi Pemungut Pungli, Ya Kena Tangkaplah...

Berita Riau, Medan – Sial betul dirasakan pria berusia tua ini. Kerjaannya sebagai tukang pungut pungutan liar bablas gara-gara Presiden Joko Widodo. Perang terhadap praktik pungli ternyata turut membuat dirinya harus berurusan dengan polisi.

Robert S alias Bandot (65), seorang warga Jalan Perjuangan, Kelurahan Medan Perjuangan, ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Kota, Rabu (19/10/2016) sore. Dia ditangkap karena melakukan pungutan liar (pungli) terhadap puluhan pedagang sayur di Jalan Bulan, Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Dari tangan pelaku pula, petugas menyita barang bukti uang tunai Rp448 ribu. Pelaku pungli ini diciduk setelah menerima laporan pedagang yang belakangan diresahkan kelakuan pelaku. Berdasarkan dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Bandot saat meminta uang kepada seorang pedagang berinisial RS.

Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing SIK didampingi Kanit Reskrim AKP Martualesi Sitepu SH mengatakan, pelaku sudah 6 bulan melakukan pungli. “Setiap harinya pelaku dapat menghasilkan omset hingga Rp400 ribu, jadi kalau ditotal-total per bulan mencapai Rp12 juta.”

#Rekomendasi :   Miris! Penyanyi Intan Novita, Wajah Cantiknya Rusak Disiram Air Keras

Pelaku melakukan pungli setiap sore hari. Uang hasil pengutipan disetorkan pelaku kepada salah satu ketua OKP di Jalan Bulan Medan. “Sebagai imbalannya, pelaku mendapat upah dari tersangka SM perharinya Rp90 ribu,” kata Martuasah seperti diberitakan Pojoksatu (Jawa Pos group). Martuasah mengatakan pengutipan terhadap pedagang tersebut di luar uang kebersihan, jaga malam serta listrik.

“Bila tidak diberikan, pelaku mengancam korban tidak bisa lagi berjualan. Korban RS sudah membuat laporan resmi,” tukasnya. Akibat ulahnya ini, Bandot pun dikenakan dengan pasal 368 KUHPidana tentang pemerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.