Insentif Guru Madrasah Kepulauan Meranti Belum Dibayar 7 Bulan

Insentif Guru Madrasah Kepulauan Meranti Belum Dibayar 7 Bulan

247
0
Insentif Guru Madrasah Kepulauan Merant Belum Dibayar 7 Bulan
Insentif Guru Madrasah Kepulauan Merant Belum Dibayar 7 Bulan

[ad_1]

Berita Riau Niaga, SELATPANJANG – Walaupun para guru madrasah sudah mengajar selama lebih dari 9 bulan, namun insentif yang seharusnya diterima setiap bulannya itu baru dibayar selama dua bulan saja yakni Januari dan Februari. Sementara 7 bulan lagi masih ditunggu oleh lebih dari 3.000 guru madrasah se-Kepulauan Meranti.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Kepala Bagian Kesra Setdakab Kepulauan Meranti, H Rosdaner SPd menjelaskan pada tahun 2016 ini bantuan bagi guru madrasah tersebut dialihkan ke Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti. Namun sebelumnya penyalurannya dilakukan oleh Bagian Kesra Setdakab.

“Kalau tahun lalu kita yang salurkan. Tapi tahun ini diserahkan kepada Kemenag melalui pos anggaran Bantuan dana hibah dari Pemkab Meranti kepada Kemenag Kepulauan Meranti,” terangnya dikonfirmasi Ahad (16/10/2016).

Penyaluran bantuan hibah tersebut dilakukan langsung dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Pihaknya hanya memverifikasi saja. “Setiap bulannya untuk membayar bantuan bagi guru madrasah tersebut sebesar Rp2,2 miliar. Hingga kini total pembayaran bantuan baru Rp4,4 miliar atau dua bulan,” akunya.

Kepala Seksi Bantuan Tidak Langsung (BTL) DPPKAD, Alamsyah Al Mubaraq mengakui dari total lebih kurang Rp26,4 miliar lebih dana hibah untuk Kemenag baru dicairkan sebanyak Rp4,4 miliar atau untuk kebutuhan dua bulan saja. Hal itu dikarenakan ketersediaan anggaran sangat minim.

“Anggarannya belum tersedia. Makanya belum bisa kita bayarkan. Jadi baru Rp4,4 miliar saja yang baru kita cairkan. Dan pencairan itu telah kita lakukan sebelum Idul Fitri lalu,” terangnya.

Ketua Komisi C DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah yang dikonfirmasi Ahad (16/10/2016) menegaskan pihaknya sudah memanggil hearing seluruh pihak dalam rangka mencari solusi untuk membayarkan bantuan guru madrasah. Namun persoalan utama adalah belum tersedianya anggaran untuk itu.

#Rekomendasi :   Kapolda Janji Tindak Tegas Oknum Polisi Meranti Berdarah

“Memang saat ini bantuan untuk guru madrasah dimasukkan kedalam pos dana hibah. Dimana dana hibah ini sifatnya sunat, atau tidak wajib dibayarkan jika uang tidak tersedia,” ujarnya. Hal itu sangat berbeda dengan tahun lalu dimana bantuan guru madrasah menjadi anggaran wajib, karena masuk dalam Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Bagian Kesra Setdakab. Meski begitu Anggota DPRD yang akrab disapa Jek itu menginginkan agar dana hibah bagi Kemenag nantinya bisa menjadi prioritas untuk dibayarkan.

“Karena menyangkut periuk nasi para guru. Jadi dalam hearing bersama Pemkab dan Kemenag sudah kita tegaskan agar dapat menjadi prioritas untuk membayarkan hibah Kemenag. Sebab ribuan guru menggantungkan hidupnya di situ,” pintanya. Politisi PAN tersebut mengaku akan berupaya untuk mencari solusi dalam menyalurkan bantuan bagi para guru madrasah tersebut. Sehingga tidak terjadi seperti tahun 2016 ini lagi.

“Nanti akan kita lakukan konsultasi. Kalau bisa kita siapkan Peraturan Daerah (Perda) nya. Sehingga para guru bisa menerima bantuan tersebut secara rutin setiap bulannya,” terang dia.

Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Miskam Selamat yang dikonfirmasi belum menjawab Riau Pos. Termasuk Kasi Pendidikan Kemenag Efendi. Namun sebelumnya Efendi menegaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan kepada Pemkab Meranti melalui Seksi BTL untuk segera mencairkan dana hibah bagi Kemenag. Sebab ribuan guru akan diberikan bantuan setiap bulannya melalui dana hibah dari Pemkab Meranti ke Kemenag.

“Baru dua bulan yang sudah dibayar. Sisanya sudah kita ajukan. Namun katanya belum ada anggaran,” kata Kasi Pendidikan Kemenag Kepulauan Meranti itu.
[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.