Kepala UPTD Terminal BRPS Ahmad Juli Wira Bhakti, Masyarakat Diminta Manfaatkan Terminal

Kepala UPTD Terminal BRPS Ahmad Juli Wira Bhakti, Masyarakat Diminta Manfaatkan Terminal

298
0
Kepala UPTD Terminal BRPS Ahmad Juli Wira Bhakti, Masyarakat Diminta Manfaatkan Terminal
Kepala UPTD Terminal BRPS Ahmad Juli Wira Bhakti, Masyarakat Diminta Manfaatkan Terminal

[ad_1]

Berita Riau Niaga, KOTA PEKANBARU –  Nuansa hijau tapi sepi menyambut Riau Pos saat memasuki Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS).  Terminal tampak hidup ketika penumpang bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) turun. Mereka langsung mendapat tawaran dari beberapa kernet bus dengan berbagai kota tujuan. Dua buah bus berukuran sedang berbaris di peron yang sama. Di kaca depan terdapat tulisan tujuan bus tersebut, kebetulan bertuliskan Pekanbaru – Dumai di sudut kacanya. Tidak lama kemudian sebuah bus dengan ukuran sama datang untuk bongkar penumpang.Namun, dari pantauan RiauPos , Kamis (13/10) hanya terdapat empat orang yang sedang duduk menunggu keberangkatan, sisanya penumpang bus TMP yang kebetulan transit.

Sebagai fasilitas yang disediakan pemerintah, terminal BRPS menjelma menjadi jembatan bagi masyarakat untuk bepergian keluar kota dengan aman dan terjamin. Namun ada beberapa oknum yang mengambil kesempatan menggunakan sikap masyarakat yang lebih suka cara cepat. Sehingga peran terminal AKAP tak lagi dimanfaatkan masyarakat.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Ahmad Juli Wira Bhakti, selaku kepala UPTD Terminal BRPS mengungkapkan, meski sepi, ada kenaikan jumlah penumpang yang menggunakan bus di terminal tersebut tiap tahunnya.

Menurutnya ada sekitar dua ratus hingga tiga ratus penumpang perharinya dengan 70 kendaraan. “Memang sepi di sini, kadang ada bus yang muat dan bongkar penumpang di luar terminal di pos mereka masing-masing,” katanya.

Ahmad menambahkan setiap bus wajib lapor ke pihak terminal bersama dengan penumpang yang dibawa. Hal ini berguna untuk mencatat jumlah penumpang yang akan berangkat maupun yang telah sampai di tujuan. Bersamaan dengan itu, mengingat keselamatan, keadaan bus pun wajib dilaporkan.

Ahmad mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum resmi jika bepergian keluar kota. “Pihak kita harus tegas dalam menyikapi adanya kendaraan dengan plat hitam yang ilegal. Mereka berebut penumpang dengan kendaraan resmi. Mereka biasanya menunggu penumpang di pinggir jalan,” ungkap Ahmad ketika ditanya mengenai permasalahan yang kerap terjadi.

Menurut Ahmad, kendaraan yang tidak resmi tersebut dikhawatirkan tidak menjamin keselamatan penumpang, contohnya ketiadaan asuransi.“Inilah tugas pokok Dinas Perhubungan, bagaimana masyarakat dengan kesadarannya sendiri untuk memanfaatkan terminal dengan loket resmi yang telah disediakan. Kita juga sudah menghimbau masyarakat melalui baik itu koran, radio dan televisi,” jelas Ahmad.

Menyikapi pertanyaan tentang terminal yang cukup jauh dijangkau, sehingga membuat masyarakat lebih memilih menunggu di pinggir jalan. “Biarlah sedikit repot, yang penting aman. Dengan empat ribu rupiah sekali bayar saja dengan bus TMP, kita sudah bisa sampai di terminal,” tutupnya.(azr)

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.