Arsul Sani : Djan Faridz Ini Mau Ganggu Agus-Sylvi Terkait Dukungan Politik

Arsul Sani : Djan Faridz Ini Mau Ganggu Agus-Sylvi Terkait Dukungan Politik

112
0
Arsul Sani : Djan Faridz Ini Mau Ganggu Agus-Sylvi Terkait Dukungan Politik
Arsul Sani : Djan Faridz Ini Mau Ganggu Agus-Sylvi Terkait Dukungan Politik

[ad_1]

Berita Riau Niaga, JAKARTA – Kehangatan suhu politik selama musim pilkada di DKI Jakarta terus saja berlangsung. Kali ini terjadi pada persoalan dukung mendukung calon. Seperti diketahui, Partai Persatuan Pembangunan versi Romahurmuzy telah menyatakan dukungannya pada pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylniana Murni.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Namun, belakangan ada PPP kubu Djan Faridz yang menyatakan dukungan kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Menanggapi dukungan kubu Djan Faridz ini Sekretaris Jenderal PPP kubu Romahurmuziy (Romi), Arsul Sani menjadi berang karena menurutnya ada yang ingin menggoyang Agus-Sylvi. Ini dikatakan Arsul setelah PPP kubu Djan Faridz meyurati Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly untuk membatalkan SK kepengurusan PPP kubu Romi.

“Djan Faridz ini mau ganggu Agus-Sylvi,” tegas Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/10/2016). Anggota Komisi III DPR menambahkan, alasan Djan Faridz yang meminta agar Menkumham untuk membatalkan kepengurusan PPP yang diketuai oleh Romi sangat tidak masuk akal. Pasalnya secara legalitas di mata hukum PPP yang sah adalah kepengurusan Romi. “Secara hukum tidak ada pintu masuk untuk mensahkan kepengurusan Djan Faridz,” katanya.

#Rekomendasi :   Heboh Agus Yudhoyono, Jadi Trending Topik di Media Sosial

Sebelumnya, PPP kubu Djan Faridz telah menyurati Menkumham Yasonna Laoly untuk menganulir SK kepengurusan PPP kubu Romi. Wakil Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Sidarto menegaskan sampai saat ini pihaknya berpegang pada putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 601.

Yang isinya adalah membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta. Putusan PTTUN Jakarta tersebut adalah memenangkan PPP kubu Romi dalam dualisme kepengurusan.

Lebih lanjut Sidarto menambahkan, jika nantinya SK PPP kubu Romi dibatalkan oleh Menkumham maka otomatis pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni tidak bisa mencalonkan diri. Hal itu dikarenakan syarat kursi pencalonan akan berkurang. Di mana minimal pencalonan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI berjumlah 22 kursi.

Sekadar informasi, jumlah kursi partai pengusung pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni berjumlah 28. Di mana, Partai Demokrat (10 kursi), PPP (10 kursi), Partai Kebangkitan Bangsa  (enam kursi) dan Partai Amanat Nasional (dua kursi).

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.