Buka Lagi Kasus SP3 kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Buka Lagi Kasus SP3 kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

117
0
Buka Lagi Kasus SP3 kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Buka Lagi Kasus SP3 kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

[ad_1]

Berita Riau Niaga, PEKANBARU  – Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia turut jadi perhatian ahli lingkungan. Salah satunya Gu­ru Besar bidang Perlindungan Hutan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Bambang Hero Saharjo.

Pakar yang sudah 500 kali menjadi saksi kasus karhutla sejak tahun 2000, merekomendasikan agar SP3 dibuka kembali. Termasuk yang diterbitkan oleh Polda Riau. Sebab, dia merupakan ahli yang diminta kepolisian untuk dua dari 15 perusahaan yang dihentikan penyidikannya. Yakni PT PAN United dan PT Riau Jaya Utama (RJU).“Bagaimana mungkin kita menyaksikan peristiwa itu di lapangan, kemudian kok di-SP3. Saya tidak setuju seribu persen di-SP3 kasus ini. Saya minta dibuka kembali. Terutama RJU dan PAN United, saya ahli di situ,” kata Bambang.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Bambang bersama ahli kerusakan lingkungan yang juga dari IPB, Dr Basuki Wasis, ahli dari BLH Riau Nelson Sitohang dihadirkan Panitia Kerja Karhutla Komisi III DPR dalam rapat yang dipimpin Benny K Harman, Rabu (12/10). Dia dimintai kajian dan formulasi karhutla, serta analisis kritik dan rekomendasi terkait SP3 yang dikeluarkan sejumlah Polda dalam perspektif hukum lingkungan dan hukum keperdataan.

Sebagai ahli, Bambang mengaku memulai kerjanya dengan pemetaan kawasan terbakar hingga verifikasi lapangan menggunakan satelit maupun drone.

Hal itu untuk melihat konstruksi kebakaran, memeriksa sarana prasarana pemadam kebakaran maupun menara pengawas di areal perusahaan itu.

#Rekomendasi :   Dumai Siapkan Pembentukan Desa Adat

Pada kawasan PT RJU yang dikenal masyarakat dengan kebun Aseng di Kabupaten Kampar, kata Bambang, dinas perkebunannya sudah memetakan dan sudah tahu bahwa perusahaan itu ilegal karena berada di kawasan hutan.

Dalam kasus karhutla PT RJU, pihaknya yang disumpah sebagai ahli telah menghitung emisi gas rumah kaca yang ditimbulkan. Hasilnya perhitungannnya terbukti bahwa baku mutu sudah melewati batas, sehingga bisa dikatakan terjadi pencemaran. Selain itu juga dihitung kerugian dan dibuatkan BAP ahli.

Dalam penjelasannya di BAP ahli penyidik Polda Riau, Bambang menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitiannya di laboratorium dan didukung pengamatan ke lokasi, disimpulkan telah terjadi pembakaran dengan sengaja di areal tersebut.

“Berdasarkan pengamatan di lapangan, itu kondisi telah dipersiapkan. Pada bagian permukaan ditemukan semak yang ditebas sebelum dibakar,” ungkap Bambang.

Pria yang menamatkan pendidikan S1 Fakultas Kehutanan di IPB tahun 1987, dalam penjelasan berikutnya menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan pada investigasi 2 Oktober 2015 di lokasi itu, memang penyiapan lahan dengan pembakaran sengaja dilakukan.

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil |Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan|Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.