Jimbe asal Banyuwangi tembus pasar dunia

Jimbe asal Banyuwangi tembus pasar dunia

167
0
Jimbe asal Banyuwangi tembus pasar dunia
Jimbe asal Banyuwangi tembus pasar dunia

[ad_1]

Berita Riau Niaga, BANYUWANGI. Kerajinan alat musik perkusi seperti jimbe yang dibuat perajin asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mampu menembus sejumlah pasar dunia, seperti Afrika, Amerika dan Australia. Jimbe ini dipasarkan ke beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta dan Bali, kemudian dipasarkan kembali ke sejumlah pasar luar negeri, seperti Jamaika, Afrika, dan Australia.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Eko Saturi, salah seorang perajin jimbe di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, mengatakan, setiap hari para pemuda desa membuat jimbe pesanan dari beberapa distributor yang berada di Pulau Bali dan Jakarta untuk diekspor ke luar negeri. “Pesanan tersebut bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 jimbe dalam sebulan dengan berbagai motif dan ukuran sesuai yang dipesan oleh pembeli,” ujarnya, Kamis (29/9).

Sejauh ini, lanjut dia, perajin di Pulau Bali juga pernah mencoba untuk memproduksi jimbe seperti di Kabupaten Banyuwangi, namun sejumlah perajin di Pulau Dewata tersebut kesulitan untuk mendapatkan bahan baku.

“Semua bahan baku diperoleh di Pulau Jawa, sehingga beberapa perajin jimbe asal Pulau Bali terpaksa membeli jimbe buatan kami untuk diekspor ke luar negeri, terutama Jamaika yang banyak memesan alat musik jimbe tersebut,” katanya.

#Rekomendasi :   Janji Indonesia untuk Australia di Sidang Jessica Wongso

Sementara perajin jimbe lainnya, Heru Setiawan mengatakan, harga jimbe dipatok berdasarkan ukuran dan motif, yakni berkisar Rp 35.000 hingga Rp 500.000 per unit dari perajin. Namun harga tersebut bisa lebih mahal saat diekspor ke luar negeri.

“Biasanya pesanan dari pembeli Afrika meminta motif berhiaskan lukisan dan ukiran khas Afrika, sehingga perajin juga membuat motif jimbe tersebut sesuai dengan pasar dunia,” kata Heru.

Saat ini, lanjut dia, banyak masyarakat yang memesan miniatur jimbe untuk suvernir pernikahan karena unik dan menarik, sehingga para perajin juga kebanjiran pesanan dari Kota Surabaya, Jakarta, dan Pulau Bali.(Zumrotun Solicha)

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan|Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.