Resmi, MUI Nyatakan Ahok Menghina Alquran dan Umat Islam

Resmi, MUI Nyatakan Ahok Menghina Alquran dan Umat Islam

176
0
Resmi, MUI Nyatakan Ahok Menghina Alquran dan Umat Islam
Resmi, MUI Nyatakan Ahok Menghina Alquran dan Umat Islam

[ad_1]

Berita Riau Niaga, JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah melakukan penghinaan terhadap Alquran terkait sambutan di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Artinya, Ahok tetap dalam posisi menghina kitab suci umat muslim itu. Hal itu ditegaskan Maruf dalam keterangan tertulisnya. “Menyatakan bohong terhadap ulama yang menyampaikan dalil surah al-Maidah ayat  51 tentang larangan menjadikan nonmuslim sebagai pemimpin adalah penghinaan terhadap ulama dan umat Islam,” kata Maruf, Selasa (11/10/2016).

Oleh karena itu, ia berharap penegak hukum tidak membiarkan praktik penistaan Alquran dan agama Islam yang secara gamblang keluar dari mulut eks Bupati Belitung Timur itu. “Pernyataan Ahok dikategorikan menghina Alquran dan menghina ulama dan memiliki konsekuensi hukum,” ujarnya.

#Rekomendasi :   LKBH Korpri Advokasi PNS

Lebih jauh, ia pun meminta aparat penegak hukum agar menindak tegas setiap orang yang melakukan penodaan dan penistaan Alquran dan ajaran agama Islam, serta penghinaan terhadap ulama dan umat muslim sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu juga teermasuk bagi Ahok. Tak hanya itu, ia juga memgimbau aparat penegak hukum supaya proaktif, tegas, cepat, proporsional, dan profesional dalam menegakkan keadilan.

Maka dari itu, imbuhnya, masyarakat akan memiliki kepercayaan terhadap pihak penegak hukum di Indonesia. “Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri serta menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum di samping tetap mengawasi aktivitas penistaan agama dan melaporkan kepada yang berwenang,” pungkasnya. (uya)
[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.