Kadisperindag Pekanbaru yang Meleset, Tak Pernah Turun Jadi Tak Tahu Apa-apa

Kadisperindag Pekanbaru yang Meleset, Tak Pernah Turun Jadi Tak Tahu Apa-apa

70
0
Kadisperindag Pekanbaru yang Meleset, Tak Pernah Turun Jadi Tak Tahu Apa-apa
Kadisperindag Pekanbaru yang Meleset, Tak Pernah Turun Jadi Tak Tahu Apa-apa

[ad_1]

Berita Riau Niaga, PEKANBARU – Sejumlah pedagang di beberapa pasar tradisional di Pekanbaru meradang, lantaran merasa tersinggung dengan pernyataan Kapala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Hutasuhut yang menyebutkan pedagang meleset, karena ada perbedaan harga cabai merah antara pasar yang ada di Pekanbaru.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Anwar, salah seorang pedagang Pasar Pagi Arengka, mengatakan, pada umumnya harga cabai merah hampir di seluruh pasar yang ada di Pekanbaru sama. Bila ada perbedaan harga, namun tak terlalu signifikan. Untuk harga cabe merah asal Bukittinggi harga Rp 80.000/kg, sedangkan harga cabe merah asal Jawa/Medan Rp65.000/kg.

“Harga cabe merah hampir di seluruh pasar sama, jika berbeda palingan hanya sekitaran Rp1.000-Rp2.000, kalau harga berbeda terlalu signifikan itu tak mungkin. “Sebutnya kepada Riaupos.co, Selasa (11/10/2016).

Terkait pernyataan Kadisperindag yang menyebutkan pedagang meleset, karena ada perbedaan harga di setiap pasar, dia menyebutkan kadis tersebut tak tahu apa-apa, karena tidak pernah memantau lansung perkembangan harga di pasar dan asal sebut seenaknya saja.

“Kalau dia bilang pedagang meleset, lantas dia kerjanya apa? Jangan hanya duduk di kantor saja, turun ke pasar supaya tahu harga, bila harga naik jangan kami dibilang meleset.” cetusnya.

#Rekomendasi :   Anggota DPRD Bukittinggi Dipaksa Buang Air Kecil Oleh BNNK Payakumbuh

Menurut Anwar, seorang kepala dinas seharusnya mencari solusi bagaimana menstabilkan harga cabai merah, bukan mengatakan pedagang meleset. Sebab dirinya menaikan harga karena modal yang diambil dari agen tinggi. “Harga yang kita ambil dari agen sudah naik, tak mungkin kita jual harga lama, kalau kita jual harga lama kita yang rugi apakah dia tahu?” jelasnya.

Sementara itu, pedagang Pasar Sail, mengaku kesal mendengarkan pernyataan Kadisperindag tersebut, Ia mengatakan kenaikan harga cabe merah asal Bukit Tinggi maupun Jawa/Medan sudah beberapa hari yang lalu mengalami kenaikan. “Dia mungkin yang meleset itu tak tahu kenaikan harga cabai merah, jelas naiknya sudah beberapa hari, masak dia tak tahu, apa saja kerjanya,” ucapnya dengan nada tinggi.

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan|Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.