Keren! Polisi Manila Gagalkan Rencana Serangan Bom

Keren! Polisi Manila Gagalkan Rencana Serangan Bom

227
0
Keren! Polisi Manila Gagalkan Rencana Serangan Bom
Keren! Polisi Manila Gagalkan Rencana Serangan Bom

[ad_1]

Berita Riau Niaga, MANILA – Kota Manila, Filipina aman dari satu rencana serangan bom menyusul penangkapan seorang buron, Mohamad Amin alias Aklam Amin atau Akman Amin. Tersangka ini diketahui seorang pakar pembuat bom.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Informasi yang diperoleh dari kepolisian Nasional Filipina (PNP), pihaknya berhasil menangkap pelaku yang merencanakan serangan terhadap Manila. Amin ditangkap Sabtu (8/10/2016). Polisi mengatakan dia sudah lama menjadi buron. Bahkan sempat ada pernyataan bahwa siapapun yang berhasil menangkap Amin akan diberi imbalan 600 ribu peso atau setara dengan (Rp169 juta).

’’Penangkapan dilakukan setelah pengadilan mengeluarkan surat perintah pencarian dan penahanan,’’ ujar Inspektur Polisi Roel Obusan dalam konferensi pers Senin (10/10/2016). Surat perintah tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Wilayah Jolo, Sulu. Amin adalha buronan kasus pembunuhan.

Polisi yang juga menjabat sebagai Direktur bagian Kriminal, Penyelidikan dan Kelompok Deteksi (CIDG) di PNP tersebut mengungkapkan bahwa Amin ditangkap pukul 04.00 waktu setempat di Quezon City. Selain Amin, polisi juga menahan Bilal Taalam. Dia adalah pemilik rumah yang ditinggali oleh Amin. Adnan Malangkis yang juga tinggal di rumah tersebut ikut ditangkap. Sedangkan 8 penyewa lainnya dibawa ke kantor polisi untuk proses investigasi.

Amin, Taalam, dan Malangkis diyakini memiliki koneksi dengan kelompok Abu Sayyaf (ASG) di Sulu. Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan beberapa amunisi, pecahan granat, beberapa macam kartu identitas, cetak biru kondominium mall di Quezon City dan sebuah telepon genggam. Polisi menolak menyebutkan nama Mall yang ada dalam cetak biru tersebut untuk menghindari kepanikan.

’Hasil dari interogasi pada para tersangka kian menguatkan keyakinan kami jika Amin berencana melakukan serangan bom di Manila,’’ tegas Obusan. Dia menambahkan jika Amin memiliki hubungan dengan tiga tersangka penyuplai senjata ke Abu Sayyaf dan panglima perang politik di area Zamboanga, Basilian, Sulu, Tawi-Tawi.

Amin dan Malangkis diduga melanggar aturan tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api. Amin juga akan disinyalir melanggar aturan di Pasal 78 Revisi KUHP tentang identitasnya yang sesunguhnya. Di lain pihak, Talaam dituduh melindungi buronan. Ketiganya akan diadili di Pengadilan Wilayah Quezon City.(straittimes/sha/tia)

Laporan: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

[ad_2]
Visit web sumber : KLIK DISINI

#Jasa Web : Riau | Jasa Web Riau | Jasa Web Pekanbaru | Jasa SEO Riau | Jasa SEO PekanbaruJasa SEO Web Kampar | Jasa SEO Web Siak | Walikota Pekanbaru | Jasa SEO Web InhuJasa SEO Web Inhil | Jasa SEO Web Bengkalis | Jasa SEO Web Rohil | Jasa SEO Web Meranti | Jasa SEO Web Dumai | Jasa SEO Web Kuansing | Jasa SEO Web Pelalawan|Jasa SEO Web Rohul | Portal Berita Riau

SILAHKAN KOMENTAR