DPRD Riau : Komisi C Pangkas Dana Hibah Menjadi Rp67 Miliar

DPRD Riau : Komisi C Pangkas Dana Hibah Menjadi Rp67 Miliar

113
0
Komisi C Pangkas Dana Hibah Menjadi Rp67 Miliar
Komisi C Pangkas Dana Hibah Menjadi Rp67 Miliar

[ad_1]

Berita Riau Niaga, PEKANBARU – Komisi C DPRD Riau memangkas dana hibah yang  dalam anggaran semula diajukan sebesar Rp71 miliar lebih, saat ini menjadi Rp67 miliar di APBD Perubahan 2016. Pemangkasan tersebut setelah melakukan pembahasan dengan SKPD.Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson. Dikatakannya, setelah kemarin, Senin (10/10/2016), bersama SKPD pihaknya sepakat untuk memotong anggran tersebut lataran menimbang waktu yang sangat minim.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

“Setelah kami bahas dan mengkaji lebih dalam, anggaran hibah disepakati pada angka Rp67 miliar dari Rp71 miliar yang mereka ajukan,” kata politkus dapil Kuansing-Inhu itu, Selasa (11/10/2016).

Di samping itu, anggota Komisi C yang lain Husaimi Hamidi mengatakan, selain rasionalisasi anggaran, ada juga anggaran yang ditambah sesuai dengan peruntukannya.

Namun, politikus dapil Rohil itu belum bisa menjelaskan rincian penambahan anggaran yang dimaksud. “Yang jelas, hibah Yayasan Mesjid Agung An-Nur, yang diajukan Rp4,2 miliar, tapi dipotong tim verifikasi Kesra menjadi Rp700 juta. Setelah kami bahas bersama, akhirnya, yang Rp700 juta itu dinaikkan menjadi Rp2,2 miliar,” ungkapnya.

#Rekomendasi :   Wako Danrem Angkat Selang Padamkan Lahan Terbakar Di Payung Sekaki

Selain itu, lanjutnya, ada beberapa anggaran yang dihilangkan, seperti LSM yang berdomisili di Kampar, tapi tercatat di Kesbangpol Kota Pekanbaru. Untuk hal seperti itu, pihaknya sepakat untuk mencoret penambahan anggaran tersebut.

“Ada yang tidak direkomkan, tapi masuk dalam perubahan. Ada juga yang tidak ada proposal, tapi tiba tiba masuk. Itu kan tidak sesuai prosedur, itu terpaksa dihilangkan,” tutupnya.

Laporan: Doni Afrianto
Editor: Boy Riza Utama

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.