Pasukan Berani Mati Adili Ahok Desak MUI Keluarkan Fatwa

Pasukan Berani Mati Adili Ahok Desak MUI Keluarkan Fatwa

117
0
Pasukan Berani Mati Adili Ahok Desak MUI Keluarkan Fatwa
Pasukan Berani Mati Adili Ahok Desak MUI Keluarkan Fatwa

[ad_1]

Berita Riau Niaga, JAKARTA – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok tentang Surat Al Maidah 51 yang menuai protes ormas Islam terus berbuntut panjang. Sejumlah ormas Pemuda Islam di DKI Jakarta mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat agar mengeluarkan Fatma Ulama menjatuhkan sanksi tegas terhadap Ahok.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Ahok hendaknya ditindak tegas.

Hal ini disampaikan Koordinator Pusat (Korpus) Pasukan Berani Mati Front Pembela Islam (FPI) Indonesia Adili Ahok Penista Alquran, Gusrin Lessy kepada Pers di Jakarta Senin (10/10/2016). Selain Gusrin juga hadir sejumlah ormas Pemuda Islam lainnya.

Gusrin Lessy menegaskan FPI menuntut hanya satu pertama bagaimana agar Ahok ini ditegur keras oleh MUI. FPI sangat menjunjung negara ini negara hukum. Hukum sebagai panglima. Sebab pernyataan Ahok itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Kami ingin fatwa ulama untuk menindak Ahok. Kami jujur pasukan berani mati tujuannya satu ingin menegakkan kalimah Allah,” kata Gusrin Lessy.

Sementara utusan Laskar Bugis Makassar (LBM) Iskandar menyatakan agendanya bahwa pernyataan Ahok mengagetkan dan mereka tidak membawa pasukan dulu karena kondisinya sudah kondusif.

“Kami sedih penistaan agama ini adalah Islam yang dihina ini adalah Allah SWT. Kami telah melaporkan ke Bareskrim  Mabes Polri agar Ahok disidang ke pengadilan. Kami minta Kapolri dan Megawati untuk tidak membela Ahok. Agar aparat penyidik benar-benar menyeret Ahok. Ini bisa memecah masyarakat. Ini benar benar penistaan agama,” kata ormas pemuda Islam ini.

Dari Brigade PPI Ali Hamsyah ikut bergabung dengan pemuda Islam mempertegas bahwa ini sudah berulang-ulang kali dilakukan oleh Basuki Cahaya Purnama. “Kami siap menumpahkan darah untuk agama dan negara. Harusnya MUI tidak sembarangan menilai pemuda Islam ini,” kata Ali.

#Rekomendasi :   Silahturahmi, Kapolda Riau Kunjungi DPRD Riau

Abdul Kohar dari Tangsel yang juga Pasukan Berani Mati menegaskan sudah tertuang dan jelas dikatakan membohongi jelas melenceng oleh sebab itu agar MUI mengeluarkan fatwa bahwa pernyataan Ahok itu sesat dan Ahok minta maaf kepada umat Islam.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat DR Amirsyah Tambunan menjelaskan untuk kebersamaan tak ingin sesama anak bangsa ini terpecah belah. Agar semua ormas menahan diri bersatu. Ada tiga ormas Islam yang jumpa pihak MUI Pusat beberapa hari lalu dan mengatakan telah melaporkan hal ini ke Bareskrim Polda Metro Jaya bahkan akan gelar perkara. Tapi kasus ini dilimpahkan ke Mabes Polri karena masalah ini sudah masalah Nasional. “Kemarin saya ke Gorontalo terasa sangat masyarakat di sana juga merasakan ini,”: kata DR Amirsyah Tambunan.

Permintaan aspirasi ormas Pemuda Islam agar MUI Pusat mengeluarkan fatwa ulama menurut DR Amirsyah Tambunan hal ini dia tak bisa mengambil keputusan. Menurutnya tunggu saja rapat pimpinan MUI Pusat Selasa (11/10/2016) yang akan mengeluarkan pengumuman resmi terkait pernyataan Ahok tersebut.

“Sehubungan permintaan maaf Ahok bahwa Ahok sudah minta maaf ke MUI DKI Jakarta. Tapi terkait dengan pengaduan masalah hukum ini tetap jalan,” kata Wasekjen MUI Pusat DR Amirsyah Tambunan.

Rencananya Selasa (11/10/2016) Ahok akan mendatangi Muhammadiyah. Tidak diketahui apakah Ahok akan minta maaf atau tidak.

Laporan dan editor : Aznil Fajri

[ad_2]

Visit web sumber : KLIK DISINI

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.