Diberitakan Tersangka, Ida Mengaku Sudah Berdamai dengan Firdaus MT

Diberitakan Tersangka, Ida Mengaku Sudah Berdamai dengan Firdaus MT

609
0

PEKANBARU, tutelah.com – Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ida Yulita Susanti akhirnya mengakui jika dirinya pernah menerima surat dari Mabes Polri terkait kasus saksi palsu di MK saat Pilkada Pekanbaru 2011 silam.

“Saya pernah dapat surat di tahun 2014, dikirimkan Mabes Polri tanggal 14 Mei 2014, ini suratnya. Tidak ada penetapan saya tersangka, saya sebagai saksi bukan tersangka,” ujar Ida saat dikonfirmasi di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (2/2/15).

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

ida

Atas disuratinya oleh Mabes Polri sebagai saksi, Ida juga mengaku tak pernah menghadirinya karena alasan sebagai saksi maka tidak wajib untuk hadir ke Mabes Polri.

Atas kondisi ini, Politisi Partai Golkar ini juga meragukan keberadaan Armilis sebagai Kuasa Hukum H Firdaus MT. Sebab, menurut Ida, dirinya dan Firdaus MT sebagai pihak pelapor telah melakukan perdamaian pada 7 Januari 2015.

“Pak Armilis masih pengacara pak Wali (Walikota Firdaus) atau tidak, kalau masih tentu dia tahu dengan surat ini, ada perdamaian 7 Januari 2015. Laporan ini dicabut sebelum ada pemberitaan di media,” ungkap Ida.

#Rekomendasi :   Djohar Tak Percaya Menpora Larang KLB PSSI

Disinggung, upaya yang akan dilakukan dia pasca dibeberkan Armilis ke media atas surat dari Mabes Polri tentang akan dipanggilnya Ida Yulita Susanti sebagai tersangka, Ida mengaku tak akan mempersoalkan hal itu lagi.

“Kalau saya pribadi menganggap itu ujian politik saja, saya tidak akan melakukan upaya apapun, saya tak mau menjadi terganggu tugas saya sebagai wakil rakyat, kan disini kami bermitra dengan pak Wali,” ujar Ida.

Selama naiknya pemberitaan dirinya disebut akan menjadi tersangka di media, Ida mengaku memang menimbulkan keresahan di lingkungan konstituennya.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″]
“Konstituen banyak yang menanyakan, tapi saya jelaskan dan saya tetap jalankan tugas saya sebagai wakil rakyat. Saya menganggap persoalan ini selesai, persoalan pak Armilis terserahlah,” paparnya sembari mengatakan bahwa persoalan tersebut tak perlu dibesar-besarkan lagi.(eza) riaueditor.com
[tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /]

SILAHKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.