Karmila Sari Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Pondok Pesantren Salafiyah Assasiyah

Karmila Sari Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Pondok Pesantren Salafiyah Assasiyah

885
0

 

karmila TTC TUTELAH.COM – Anggota DPRD Provinsi [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau Karmila Sari, dalam kunjungannya menilai  Pemkab Rohil melalui SKPD terkait lemah dalam merebut proyek pembangunan melalui dana APBD Provinsi [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau. Kelemahan itu disebabkan pengusulan tidak disertai Detail Engineering Design (DED).  Karmila Sari, Sabtu (15/8/15) ketika memberikan pengarahan pada acara halal bi halal Keluarga Besar Pondok Pesantren Salafiyah Assasiyah di Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, yang dihadiri Bupati Suyatno, Plt Sekda Surya Arfan, Asisten III Ali Aspar, termasuk Khaidir, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan
Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Assasiyah, Ibrahim Ahmad membeberkan, kalau saat ini siswa yang belajar di pondok tersebut digratiskan, sehingga pihaknya harus menanggung beban biaya makan yang cukup banyak setiap hari, karena menerapkan sistem pondok pesantren sekaligus panti asuhan.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Memang saat ini pondok itu sudah memiliki donatur aktif, dan mendapat penghargaan dari pondok itu, diantaranya Plt Sekda, Surya Arfan, Camat Bangko, Julianda, Bappedal, Bank [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau Kepri, Dispenda, serta donatur lain, termasuk wali santri.

#Rekomendasi :   Plt Gubri Ajak Bupati Rohil dan DPRD untuk kompak membangun Rohil

Akibat tidak memiliki DED, meski dana untuk suatu pembangunan sudah diploting, proyek tersebut tidak bisa dilelang, yang berimplikasi tidak bisa dikerjakan, padahal masyarakat sangat berharap proyek itu selesai.

Terkait pernyataan Karmila Sari tersebut, Bupati Suyatno diwawancara usai acara membenarkan sejumlah usulan Pemkab Rohil kepada Pemprov Riau tidak disertai DED.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] “Memang benar, usulan yang kita ajukan banyak yang tidak disertai DED, Detail Engineering Design,” ungkap Suyatno jujur.///[tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /][tooltip type=”box” html=”Riau” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d” /]