Kru Kapal TK Lili VII Gelapkan CPO Wilmar Dumai

Kru Kapal TK Lili VII Gelapkan CPO Wilmar Dumai

696
0

Kru Kapal TK Lili VII Gelapkan CPO Wilmar Dumai
Editor: Rahmat Hidayat

dumaisatu_unnamed

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Dumaisatu.com – Penggelapan minyak CPO kembali terjadi milik perusahaan Wilmar Group di Kota Dumai, Sabtu (13/6) kemarin malam. Perusahaan pengolah minyak kelapa sawit terbesar ini mengalami kerugian mencapai 74 ton.

General Manager Wilmar Group Dumai-Pelintung  Tanmin, kepada dumaisatu.com , Senin (15/6/15) mengatakan, bahwa kejadian penggelapan minyak CPO yang didatangkan dari Provinsi Jambi itu mengalami susut ketika hendak di transfer ke tangki penampungan.

“Benar kita telah mengalami kejadian penyusupan barang pesanan CPO dari Jambi mencapai 74 ton. Minyak CPO itu diangkut menggunakan Kapal TK Lili VII. Atas kejadian itu kita langsung membuat laporan kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Lanjutnya, sedikitnya ada lima orang kru kapal sudah diamankan pihak kepolisian di Dumai setelah perusahaan melaporkan kejadian penyusutan CPO melebihi ambang toleransi. Begitu juga diamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp29 juta rupiah.

#Rekomendasi :   Minggu Ini Harga Sawit di Riau Turun

“Kejadian penggelapan CPO terhadap perusahaan Wilmar Group sudah terjadi ketiga kalinya dan semua pelakunya berujung pada pada hukuman penjara karena berhasil ditangkap semua setelah kita laporkan,” ujar Tanmin.

Sebagai data tambahan, perusahaan Wilmar Group pada, Selasa (10/3/2015) lalu mengalami kerugian sebesar Rp461 juta, setelah kru kapal SPOB Samudera Tirta XVII dari Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melakukan penggelapan minyak sawit mentah (CPO) miliknya.

Kapal bermuatan BL.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] 3.199.9888 ton CPO itu mengalami susut muatannya sebanyak 56.951 ton saat hendak dilakukan transfer ke tangki penampung di pabrik Wilmar yang berada di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.sumber dumaisatu*[tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /]