Kedatangan Enam Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Tangis Haru Keluarga

Kedatangan Enam Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Tangis Haru Keluarga

291
0

Kedatangan Enam Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Tangis Haru Keluarga

riaueditor_16-Warga-Selatpanjang-Disandera-di-Kamboja

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

 

Korban tiba sekitar pukul 11:00 WIB didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, dan disambut seluruh keluarga korban dan para pemuka etnis Tionghoa dari Panguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti

 

MERANTI, RIAUGREEN.COM – Disaat rombongan WNI korban penyanderaan oleh perusahaan perjudian di Kamboja tiba di kampung halaman yakni di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau, Senin (1/6/2015) siang, pihak keluarga korban sangat terharu dan sampai meneteskan air mata ketika rombongan WNI tersebut keluar dari kapal yang mengantarkan mereka dari Kota Batam itu.

Pantauan Riaugreen.com di tempat penyambutan kepulangan korban, yakni di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, korban tiba sekitar pukul 11:00 WIB didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, dan disambut seluruh keluarga korban dan para pemuka etnis Tionghoa dari Panguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari kesepuluh WNI yang pulang pula, hanya enam orang saja yang tiba ke Selatpanjang. Sedangkan empat orang lainnya langsung pulang ke kota asalnya Batam. Sementara 13 lainnya sudah tiba pada Sabtu (30/5/2015) lalu. Sebelum dilaporkan WNI yang bekerja di perusahaan judi online sebanyak 16 orang, ternyata jumlah sebenarnya sebanyak 23 orang.

#Rekomendasi :   Komentar Djarot Soal Isu Cabut Dukungan

 

Atak, ibu dari Ade Hengky Putra tak tahan membendung air matanya saat anak kesembilannya itu tiba dengan selamat. Sebelumnya, Hengky tertahan di Kamboja karena harus menjalani pemeriksaan di kepolisian Kamboja terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan penggelapan uang perusahaan judi. Sedangkan, Ade Gusrianto, adik Hengky telah pulang pada minggu lalu.

Petugas kepolisian dari Polres Kepulauan Meranti juga tampak berjaga-jaga di area pelabuhan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan mereka tiba di Batam Minggu (31/5/2015) malam. Korban penyekapan ini dibawa menggunakan Kapal Ferry Horizon 8 hingga Batam.

“Pagi ini kami menggunakan Ferry Dumai Line 3 menuju Selatpanjang Kepulauan Meranti,” sebut Pandra.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] (masnur)riaugreen.com

 [tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /][tooltip type=”box” html=”Riau” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d” /]