Aparat yg terlibat narkoba harus di tindak tegas.

Aparat yg terlibat narkoba harus di tindak tegas.

429
0

narkobaAneh tapi nyata ini lah yg terjadi di asrama kepolisian polsek bangko yg di jadi kan tempat pesta narkoba”

Aparat yg terlibat narkoba harus di tindak tegas.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Rohil menggrebek sebuah asrama milik Polsek Bangko, karena diduga menjadi tempat pesta sabu.

Dari tempat yang diberi nama Bujang itu, petugas mengamankan dua warga sipil yang tengah menggelar pesta narkoba.

Selanjutnya, kedua pelaku berinisial MU alias Jiri (27), warga jalan Simpang Nangka kecamatan Bagan Sinembah, dan HK (21), warga jalan Jendral Sudirman Teluk Nilam kabupaten Rohil digelandang ke Mapolres Rohil untuk pengembangan lebih lanjut.

Informasi dirangkum tutelah.com, penggrebekan berlangsung pada Jumat (22/5/2015), sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara kamar itu diketahui dihuni oleh seorang anggota polisi berpangkat Brigadir, berinisial AS.

Dalam penggrebekan, petugas menemukan barang bukti berupa sebungkus plastik diduga sisa sabu, alat hisap (bong) dan mancis.

Penangkapan keduanya berawal saat polisi mendapat informasi bahwa di TKP, ada yang memiliki, menyimpan, menguasai, dan menggunakan narkotika. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap kedua tersangka,” beber Kabid Humas Polda [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.

#Rekomendasi :   Nusron Wahid: Inilah Penyebab Habib Rizieq Juga Bakal Diperiksa Polisi

Adapun MU dan HK ini, sambung AKBP Guntur, disinyalir adalah teman dari Brigadir AS, yang saat itu (penggrebekan,red) sedang tidak berada di tempat.

Saat anggota melakukan penangkapan terhadap si oknum tidak berada di TKP. Yang jelas kita masih mencari keberadaan yang bersangkutan untuk dimintai keterangannya,” tegasnya.

Masih menurut Guntur, jika hasil keterangan dua tersangka ditemukan adanya indikasi keterlibatan Brigadir AS, tentunya Polda [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau akan mengambil sikap tegas, dengan memproses yang bersangkutan sesuai tindak pidana umumyang kemudian dilanjutkan pada proses internal, berupa sidang kode etik.

“Kapolda [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau sudah menegaskan, jika ada anggota Polri yang terlibat narkoba agar ditindak tegas. Jika terbukti dalam peradilan umum, yang bersangkutan selanjutnya akan diproses secara internal, bisa berupa penundaan kenaikan pangkat, non job, atau maksimal di pecat dengan tidak hormat,” tukasnya.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] (Abdul Rahman)[tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /][tooltip type=”box” html=”Riau” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d” /]