Ini kandungan senyawa kimia berbahaya dalam beras plastik

Ini kandungan senyawa kimia berbahaya dalam beras plastik

377
0

ini-kandungan-senyawa-kimia-berbahaya-dalam-beras-plastik
Reporter : Adi Nugroho
sumber: merdeka.com

BEKASI – TUTELAH.COM[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] – Kepala Bagian Pengujian Laboratorium PT Sucofindo, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Adisam ZN memastikan beras palsu yang diuji positif mengandung bahan plastik. Dia menyebutkan, kandungan senyawa plastik di dalam beras palsu itu ada tiga jenis.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

Ketiganya antara lain: BBP (Benzyil butyl phtalate ), DEHP (bis (2-ethylexyl phatalate)), DINP (Diisionyl Phatalate). Kandungan itu sama seperti bahan dasar untuk pembuatan pipa, kabel, dan lainnya.

“Biasa digunakan untuk kebutuhan industri,” kata Adisam di Kantor Wali Kota Bekasi, Kamis (21/05).

Menurut dia, pengujian dilakukan dengan dua sampel beras. Beras itu diambil dari seorang warga bernama Dewi selaku konsumen, sedangkan sampel lain diambil dari pedagang beras di Pasar Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustikajaya.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] “Masing-masing 250 gram,” kata dia.

#Rekomendasi :   Rapat Koordinasi Panwas Rokan Hilir

Hasil pengujian, kata dia, ditemukan suspek yang senyawa dengan plastik tersebut. Menurut dia, untuk memastikan pihaknya melakukan dua kali pengujian dengan dua alat berbeda.

“Pengujian menggunakan dua alat yang canggih dengan tingkat akurasi tinggi, hasilnya sama,” kata dia.

Dia menambahkan, jika bahan itu dikonsumsi, maka dipastikan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya, kata dia, bisa menyebabkan kanker.

Diberitakan sebelumnya, beras plastik beredar di Kota Bekasi, Jawa Barat. Kasus tersebut diketahui setelah seorang penjual nasi uduk memasak beras yang dibeli, tapi hasilnya tak dapat dikonsumsi. Beras itu dibeli dari pasar Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.[tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /]