PU HADIRKAN DUA ORANG AHLI DALAM SIDANG KASUS KARHUTLA PT. JJP.

PU HADIRKAN DUA ORANG AHLI DALAM SIDANG KASUS KARHUTLA PT. JJP.

520
0

karhutla

PU HADIRKAN DUA ORANG AHLI DALAM SIDANG KASUS KARHUTLA PT. JJP.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] [tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] Ujung Tanjung.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] PT. Jatim Jaya Perkasa Agenda Sidang kali ini mendengarkan Keterangan dua orang saksi Ahli guru besar dari Universitas Sumatera Utara yang dihadirkan oleh Pihak JPU. Sidang yang berlangsung diruangan cakra ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Saidin Bagariang SH dan didampingi dua anggotanya Zia Uljannah Idris SH dan Dewi Hesti Andriani SH , Dalam keterangan Saksi Ahli Prof.DR. Ir. Alvi Syahrin SH. MSi.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] sebagai ahli dibidang Hukum Pidana Kerusakan Lngkungan hidup ini menjelaskan apabila Perusahaan(Coorporate) melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup akibat kebakaran dapat dipidana dengan UU RI nomor 32 tahun 2009 Pasal 98,[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] 108 dan,[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] 116,tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.”Yang artinya apabila tindak pidana lingkungan hidup dilakukan oleh, untuk atau atas nama Badan usaha , tuntutan pidana dan sanksi pidana dijatuhkan kepada Badan Usaha dan atau orang yang memberi perintah untuk melakukan tidak pidana tersebut sebagai pemimpin kegiatan dalam tindak pidana tersebut.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] ‘ Terangnya.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] [tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] [tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″]
Saat Hakim menanyakan apakah jabatan seorang sebagai Askep (asisten kepala) dalam coorporate dapat dipidana , saksi Ahli menjawab ” dapat dimintai pertanggungjawabannya hingga pada jabatan diatasnya sampai posisi Direksi nya.” Jelasnya.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″]
Namun pada saat saksi Ahli kedua Prof. DR. Tan Kamelo SH Msi. ahli Hukum Perdata Coorporate dalam memberikan Penjelasannya dipersidangan,ada perbedaan penafsiran hukum dengan majelis hakim ketua. HR [tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /]