Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

281
0

Jum’at,[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] 27 Maret 2015[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] 20:29
Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau Akui Dimintai Uang Annas
syahril

Akui sudah 3 kali diperiksa penyidik KPK, Ketua PMI [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau tak menampik dirinya dimintai uang Gubri nonaktif Annas Maamun, yang kini jadi tersangka kasus suap pengesahan APBD 2015.

Jasa Pembuatan Web Murah
Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com

Informasi & Peluang Bisnis UKM Riau
Info Peluang Usaha & Promosi Usaha UKM, Iklankan Usaha anda di UKM Riau, Tertarget!
http://ukmriau.com

Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com

Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com

Ads by Berita Riau Niaga

PEKANBARU-Sesuai pemeriksaan Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) [tooltip id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d”]Riau Said Saqlul Amri dan 2 pejabat Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), giliran Ketua Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Riau, Syahril Abubakar diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengurus teras Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau ini memenuhi undangan penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus suap pengesahan APBD 2015, tadi siang selepas Sholat Jumat.

Pemeriksaan terhadap mantan calon legislatif dari Partai Hanura ini berlangsung hingga sore, sekitar pukul 16.15 WIB. Sahrir sendiri mengaku sore ini merupakan yang ketiga kalinya dirinya diperiksa KPK untuk tersangka Gubri nonaktif Annas Maamun (AM).

#Rekomendasi :   Hak Angket Wajar karena Ahok Nakal

Kepada wartawan, dia mengakui dirinya pernah ditelpon tersangka AM diminta uang. Permintaan AM tersebut dikabulnya dengan menggunakan uang pribadi dan sebagian lagi uang kas PMI Provinsi Riau.

Tetapi Sahril enggan menyebutkan berapa jumlah uang yang diserahkan kepada mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) yang kini menjadi tahanan lembaga anti rasuah itu.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] “Jangan lah ya jumlahnya,’’ kilahnya.

Saat dimintai uang oleh AM tadi, Sahril Abubakar juga tidak tahu apakah digunakan untuk menyuap sejumlah anggota DPRD Riau yang waktu itu tengah membahas APBD Riau 2015.[tooltip id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb”][tooltip id=”8e12b236ba2d80140b311f3d65fce0e3″] “Tidak disebutkan pula uang nya untuk apa oleh Bapak (Gubri nonaktif Annas Maamun, Red),’’ katanya lagi.***(son)Riauterkini [tooltip type=”box” html=”Input Your Content Here” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”4a37031aeb58ce2f356b569b3bd618fb” /][tooltip type=”box” html=”Riau” box_background_color=”#eeeeee” box_opacity=”0.95″ box_padding=”10″ box_border_color=”#3F3F3F” box_border_width=”1″ box_border_radius=”0″ id=”92ba60178ace52ea3601ff3311e85d8d” /]